MENGANGKAT TANGAN KETIKA BERDOA

MENGANGKAT TANGAN KETIKA BERDOA

| PERTANYAAN
Ustadz حفظك الله ,
Mohon penjelasannya, kapan saja kita di Syari’atkan mengangkat dan tidak mengangkat tangan?
Bagaimna dengan Doa sesudah Adzan Ustadz?
#Barakallah Fiiku.

| JAWABAN
Pada asalnya, mengangkat tangan dalam berdoa itu dianjurkan. Karena bagian dari adab dalam berdoa. Sebagaimana dalam hadits Salman Al Farisi, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
إِنَّ رَبَّكُمْ حَيِّيٌ كَرِيْمٌ يَسْتَحْيِي مِنْ عَبْدِهِ إِذَا رَفَعَ يَدَيْهِ إِلَيْهِ أَنْ يَرُدَّهَا صُفْرًا
“Sesungguhnya Robb kalian itu Maha Pemalu dan Maha Mulia, Dia merasa malu kepada hamba Nya ketika hamba mengangkat tangannya kepadanya Dia mengembalikannya dalam keadaan kosong (tidak dikabulkan) HR. Abu Dawud, 1.488; Tirmidzi, 3.556, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Jami’, no. 1.753 )

Hanya saja, di saat-saat tertentu terkadang Nabi shollallohu’alaihi wasallam berdoa namun tidak didapati beliau mengangkat tangannya.
Maka dari perbuatan beliau, kita ambil kesimpulan, bahwa :

  1. doa yang rutin yang nabi lakukan dan tidak terdapat riwayat Nabi mengangkat tangan, maka kita tidak perlu angkat tangan_ .
    Seperti contoh : tatkala sujud, setelah wudhu, doa setelah adzan, ketika khutbah jumat dan lainnya.
  2. Namun, tatkala doa itu umum dilakukan saat kapanpun. Semacam doa ketika hujan, diantara adzan dan iqomah, saat sepertiga malam terakhir atau doa umum lainnya, maka silahkan angkat tangan. Wallohu a’lam

Share Now:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *