| PERTANYAAN
Apakah membaca alquran wajib dengan tajwid dalam setiap keadaan
Misal
-Disaat Baca dengan mushaf -baca dengan terjemah dan tafsir
-Baca saat dzikir pagi petang atau setelah shalat
-Dalam pembacaan makalah/ karya tulis(saat mengutip ayat alquran)
*Dan juga baca alquran secara sirr contoh dalam shalat ashar, apakah harus dengan tajwid juga
Terimakasih atas jawabannya
Jazakallahu khair Barakallahu Fika yaa ustadzi
| JAWABAN
1️⃣ Hukum Memelihara Tajwid ( tartil dengan membawa idghom, ikhfa dll ) saat membaca Al-Qur’an.
Ini sangat dianjurkan, agar semakin bagus bacaan dan melanggamlan Al-Qur’an.
Namun wallohu a’lam, meski dianjurkan namun membaca Al-Qur’an dengan tajwid ( tartil tajwidnya ) tidaklah wajib hukumnya ( maksudnya seorang tidak berdosa jika tidak menggunakannya )
Syekh al-utsaimin mengatakan :
الصحيح أن قراءة القرآن بالتجويد ليست واجبة، وأن التجويد ليس إلا لتحسين القراءة فقط، فإذا قرأ الإنسان قراءة أوضح فيها الحرف وجعله محركاً بما هو محركٌ به فإن هذا كافٍ
Yang benar adalah bahwa membaca Al-Qur’an dengan tajwid hukumnya adalah tidak wajib. Karena pembacaan tajwid adalah untuk memperindah bacaan saja. Sehingga jika seseorang membaca Al-Qur’an dengan huruf ( makhroj dan sifat huruf serta panjang pendeknya ) yang jelas, maka ini sudah cukup. ( Liqo Bab Maftuh 1/177 )
Jika sholat jahriyyah dan sirriyah menggunakan tajwid dengan tartil, walhamdulillah ini sangat baik. Namun jika tidak tartil, hanya membawakan makhor & sifat hurufnya dengan benar, maka ini sudah cukup in sya Allah ﷻ
2️⃣ Dan selain khusus membaca Al-Qur’an. Seperti mebacakan ayat pada khutbah atau yang lainnya. Maka tidak mentartilkan ( melanggamkan : ikhfa, idghom dll )
Syekh syuraim dalam kitabnya asy-syamil fi fiqhil khotib wal khutbah, mengatakan :
لم أجد حسب بحثي القاصر ما يدل على هذا من سنة النبي صلى الله عليه وسلم ولا من فعل الصحابة،
“Saya belum menemukan dari pencarianku yang
pendek apa yang menunjukan sunnah Nabi ﷺ dan para sahabat melakukan hal itu ( melanggamkan ayat Al-Qur’an”
Demikian pula hal ini saat membaca kitab tafsir, saat membaca alquran pada dziir pagi & petang dan semisalnya.
Wallohu a’lam



