MALAM LAILATUL QODR, TURUN BERHUBUNGAN DENGAN WAKTU ATAU AMALAM SESEORANG

MALAM LAILATUL QODR, TURUN BERHUBUNGAN DENGAN WAKTU ATAU AMALAM SESEORANG

| PERTANYAAN
Bismillah.

Semoga Ustadz dan keluarga serta Team L-BADI selalu dalam lindungan Allah Ta’ala, Semakin Berkah Umur,Ilmu dan Hartanya. Aamiin

Afwan Ustadz,Mohon Izin Bertanya
Apakah Malam Lailatul Qodar itu dihitung sejak terbenam matahari sampai terbit matahari atau hanya waktu2 tertentu.dan hanya orang-orang terpilih dari kaum muslimin yg mendapatkannya ?

Syukron Wa Jazakallahu Khairan Wa Barakallahufiik.

| JAWABAN
Aamiin ya rabbal a’lamiin. Demikian doa tersebut untuk antum dan peserta group ini semua.

Betul, lailatul qodr itu waktunya membentang dari maghrib – fajar Sebagaimana firman Allah ﷻ dalam surat Al-Qodr.
Sehingga apapun amal sholeh yang dilakukan bertepatan dengan malam lailatul qodr. Terhitung sedang melakukan keutamaan yang berlipat ganda.
Seorang tabiin, said bin musayyib Rohimahulloh mengatakan :
أَنَّ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيَّبِ كَانَ يَقُولُ: مَنْ شَهِدَ الْعِشَاءَ مِنْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ، فَقَدْ أَخَذَ بِحَظِّهِ مِنْهَا
Bahwa Said bin Musayib pernah mengatakan, “Siapa yang ikut shalat isya berjamaah di lailatul qadar, berarti dia telah mengambil bagian lailatul qadar.” (Muwatha’ Malik, no. 1146).
Makanya Nabi ﷺ menyuruh kita untuk menghidupkan malamnya dengan ibadah. Agar pahala kita berlipat-lipat ganda dan mendapatkan pahala malam lailatul qodr seutuhnya.

Dan lailatul qodr itu memilih waktu, bukan memilih seseorang untuk mendapatkanya. Sehingga saat lailatul qodr berlangsung, maka kaum muslimin mendapatkan keutamaannya sesuai kadarnya. Jika saat itu banyak maksiat, maka berdosa. Jika banyak tidur maka sia-sia. Jika banyak ibadah, maka banyak pahala.
Syekh ibnu baz ditanyakan :
هل هي للناس كلهم أم لأشخاص دون أشخاص؟

الشيخ: للناس كلهم من تقبل الله منه، ووفقه للعمل فيها؛ حصل له هذا الأجر، سواء كان عربيًا، أو عجميًا، حضريًا، أو بدويًا، رجلًا، أو امرأة في أي مكان من الأرض، إذا اجتهد في هذه الليالي، وهو مسلم، ويرغب في الخير، اجتهد، وعمل الصالحات، فالله يعطيه أجره، سبحانه وتعالى، نعم.
“Apakah malam Lailatul Qadar itu untuk orang-orang tertentu saja ?”
beliau menjawab : “malam Lailatul Qadar Itu untuk semua orang yang Allah terima ibadahnya. Siapa yang beramal bertepatan dengan turunnya lailatul qadar, maka akan mendapatkan pahala yang banyak. Baik itu orang Arab, non Arab, orang kota, orang desa, laki-laki perempuan dan di setiap tempat di muka bumi ini. apabila dia bersungguh-sungguh beribadah di hari itu. Selama dia muslim, ingin mendapatkan kebaikan, dan dia bersungguh-sungguh dalam mengerjakan amal saleh maka Allah subhanahu Wa ta’ala akan memberikannya pahala yang besar.

Hal ini senada dengan sabda Nabi ﷺ dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ
“Di dalam bulan Ramadhan itu terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Siapa yang tidak mendapati malam tersebut ( dengan melakukan kebaikan ), maka ia akan diharamkan mendapatkan kebaikan ( mendapatkan pahala ).” (HR. An Nasai no. 2106 )

Wallohu a’lam

Share Now:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *