ADIK YANG SUSAH DIATUR KARENA DIDIKAN ORANG TUA YANG SALAH

ADIK YANG SUSAH DIATUR KARENA DIDIKAN ORANG TUA YANG SALAH

| PERTANYAAN
Assalamu’alaykum warahmatullah wabarakaatuh.

Semoga Allah selalu merahmati dan melindungi ustadz. Aamiin

Ustadz bagaiman sikap saya sebagai kakak ketika melihat keburukan adik yang biarkan orang tua. Karena tadinya apa yang adik saya mau selalu diturutin sma orgtua saya sehingga dia tidak ada rasa takut sama sekali terhadap orangtua. Saya sebagai kakak mencoba mendidik adik saya dengan tegas tapi disisi lain orang tuas masih membela dan membiarkan adik saya itu dengan kebiasaan buruknya. Seperti main game terus2san, disuruh sholat selalu berbohong, suka main smpai gadang nginep2, mau jadi suruhan orang lain.

Saya bingung dan takur ustadz suatu saat nnti sya sebagai kkak ditanya knpa tdak menddik adiknya juga. Pdhal saya sudah berusaha ustadz. Dengan cara lembut malah ngelunjak, dengan cara kasar malah melawan lebih parah lagi, insyaAllah sya barengi dengan do’a. Sya bnar2 kesal ustadz dan bingung hrus bgaimana lagi. Apa boleh saya diam aja. Menurut sya percuma saya bantu didik dengan tegas tapi orgtua masih membela keburukannya.

Mohon saran dan solusinya. Jazakallahu khayr

| JAWABAN
Waalaikumsalam warahmatullahi wabarokatuh.

Aamiiin yaaa robbal a’lamiin demikian pula doa tersebut untuk anti dan anggota group semua serta keluarga semua.

Yang pertama, apa yang anti lakukan adalah sebuah kebaikan. Karena, kepedulian anti pada adik akan akhlak dan ibadahnya, ini merupakan kebaikan. Apalagi di zaman ini, maka mereka sangat begitu butuh bimbingan.
Yang kedua adalah : ada baiknya kita kedepankan husnudzhon dengan orang tua. Mungkin, mereka seperti itu, karena pertimbangan ada waktunya untuk menasehati. Atau berkaca dengan orang lain mendidik, atau cara dahulu ia mendidik, Atau mereka tidak memiliki waktu atau yang lainnya. Maka kabarkan keinginan kita baik-baik.

Kemudian, tetap anti untuk menasehati adik ini dengan baik dan bijak. Karena mendidik ada step by stepnya. Karena semua juga ada masanya dan caranya.
Disampaikan dalam ensiklopedi fiqh islam :
يؤدب الصبي بالأمر بأداء الفرائض والنهي عن المنكرات بالقول ثم الوعيد ثم التعنيف ثم الضرب إن لم تجد الطرق المذكورة قبله
“menasehati anak kecil untuk melakukan kebaikan dan menghindari keburukan dengan cara : dengan nasehat perkataan, ( jika tidak mempan ) maka sampaikan ancaman, kemudian lakukan sedikit pemaksaan, kemudian baru jika sudah waktunya, pukul jika tidak melakukan ibadah.”
Lantas mereka mengatakan :
“Dan memukul anak agar sholat tidaklah dilakukan kecuali sudah usia 10 tahun keatas”

Dan jangan lupakan berdoa pada Allah ﷻ untuk memberikan hidayah pada adik juga untuk semua. Karena pemilik hati itu bukan anti atau manusia seluruhnya. Melainkan Allah ﷻ. Doakan dia agar diberikan lemah lembut dalam hatinya untuk menerima kebenaran dan melakukan kebaikan dan ibadah kepada Allah ﷻ.

Karena seringnya kita berusaha menasehati orang lain. Tapi kita lupa, kita tidak punya siapa-siapa. Sedangkan orang lain itu adalah milik Allah ﷻ.

Semoga Allah ﷻ mudahkan usaha anti dan kita semua untuk mendidik

Wallohu a’lam

Share Now:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *