| PERTANYAAN
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh izin bertanya ustadz.
sebagian besar keluarga di rumah percaya dengan benda2 keramat dan bahkan sering mengunjungi tempat2 yg katanya keramat bahkan mengunjungi kuburan dan berdoa disana. keluarga juga pernah mengajak saya ke tempat2 tersebut dulu tapi sekarang2 ini ketika diajak saya mencoba untuk memberikan penjelasan tetapi keluarga tetap dengan keyakinannya seperti itu. mohon penjelasannya ustadz bagaimana seharusnya sikap saya dalam mendakwahkan tauhid kepada keluarga? rata2 keluarga dan warga di kampung saya meyakini benda2 dan tempat keramat bisa mendatangkan manfaat maupun mudharat ustadz..
Mohon penjelasannya ustadz.. baarokallahu fiik..
| JAWABAN
Waalaikumsalam warahmatullahi wabarokatuh.
Diantara tanda cinta pada keluarga adalah berjuang untuk memahamkan tauhid yang benar pada mereka.
Dan perjuangan ini memang berat, namun harus terus kita perjuangkan.
Allah berfirman :
{ وَأَنذِرۡ عَشِیرَتَكَ ٱلۡأَقۡرَبِینَ }
Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat,
[Surat Asy-Syu’ara: 214]
Sampaikan yang haq pada mereka dan apa yang mereka lakukan adalah bathil dengan segala cara. Dan baiknya saat menasehati kita lakukan 3 langkah nasehat ini, sebagaimana yang disampaikan oleh syekh Al-utsaimin, yaitu :
- Berupaya untuk tahu konten yang kita ingin sampaikan
- Berupaya untuk tahu keadaan orang yang kita nasehati
- Berupaya untuk tahu cara jitu untuk bisa memikat hatinya. Kemudian, jangan sampai lupakan berdoa pada Allah. Karena terkadang seorang berletih mendakwahkan seseorang, sedang ia sendiri lupa bahwa Allah lah yang memiliki hati seorang hamba.
allah firmankan :
{ إِنَّكَ لَا تَهۡدِی مَنۡ أَحۡبَبۡتَ وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ یَهۡدِی مَن یَشَاۤءُۚ وَهُوَ أَعۡلَمُ بِٱلۡمُهۡتَدِینَ }
Sungguh, engkau tidak dapat memberi petunjuk kepada orang yang engkau kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang Dia kehendaki, dan Dia lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.
[Surat Al-Qashash: 56] Kita terus berusaha dan hasilnya kota kembalikan kepada Allah.
Dan Semoga Allah berikan hidayah pada mereka dan kita semua untuk terus hidup diatas tauhid kepada Allah Ta’ala. Wallohu a’lam



