TAKBIR MASBUQ SAAT RUKU SEKALI ATAU DUA KALI?

TAKBIR MASBUQ SAAT RUKU SEKALI ATAU DUA KALI?

| PERTANYAAN
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustadz,

Ahsanallahu ilaikum,

Afwan ana izin bertanya

  1. Jika kita masbuk kemudian kita dapati imam sedang dalam keadaan rukuk maka takbiratul ihramnya bagaimana Ustadz? apakah kita takbir dalam keadaan berdiri kemudian langsung takbir lagi untuk rukuk atau disempatkan dulu baca Al Fatihah?
  2. Jika kita masbuk dalam keadaan berdiri kemudian imam sudah rukuk dan kita belum menyelesaikan bacaan Al Fatihah kita, apakah langsung mengikuti imam rukuk atau kita selesaikan bacaan Al Fatihah kita? Syukran, jazaakallah khairan. Baarakallah fiikum

| JAWABAN

  1. Ketika kita masbuk, imam sudah ruku’ dan kita ikuti gerakannya.
    Maka kita lihat dahulu kondisi imam.
    Jika imam baru saja ruku’ maka kita boleh lakukan diantara dua hal ini, yaitu :
  2. Takbirotul ihrom kemudian takbir intiqol ( berpindah ) untuk ruku. Al-imam An-Nawawi mengatakan :
    ” إذا أدرك الإمام راكعا كبر للإحرام قائما ثم يكبر للركوع ويهوي إليه , فإن وقع بعض تكبيرة الإحرام في غير القيام لم تنعقد صلاته فرضا بلا خلاف , ولا تنعقد نفلا أيضا على الصحيح ” انتهى .
    “Apabila seseorang mendapatkan imam sudah ruku, maka dia bertakbirotul ihrom dalam keadaan berdiri, kemudian bertakbir ruku ketika turun untuk ruku. Dan apabila takbirotul ihromnya ada huruf yang dibaca dalam kondisi tidak berdiri maka tidak sah sholat wajibnya tanpa ada perbedaan pendapat dikalangan ulama
    ( Al-Majmu’ 4/111)
  3. Takbirotul ihrom saja.
    Ini adalah pendapatnya imam ahmad dalam masailnya ( hal 35 )
    Abu dawud pernah bertanya tentang takbir masbuk ketika ruku, apakah cukup sekali saja? Beliau menjawab :
    يجزيك تكبيرة “
    “Cukup engkau bertakbir sekali” Adapun jika imam sudah lama ruku’nya, maka cukup kita sekali saja takbirnya agar mendapatkan rokaat bersama imam. Ini adalah pendapat jumhur para ulama.
  4. Jika dalam kondisi imam ruku, dan kita belum selesai baca alfatihah. Maka ruku’ lah bersama imam. Sebagaimana yang dilakukan abu bakroh : Ia mendapati Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam dalam keadaan rukuk, maka ia pun rukuk sebelum ia berjalan masuk ke shaf. Maka hal ini pun disampaikan kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam, beliau bersabda: semoga Allah menambahkan semangat kepadamu wahai Abu Bakrah, namun shalatmu tidak perlu diulang” (HR. Bukhari no.783). Wallohu a’lam

Share Now:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *